SPERO Literasi

KENDAL, suaramerdeka.com – Kemampuan literasi siswa sangat penting untuk menumbukan kreativitas dan sumber inspirasi bagi siswa. Kemampuan ini akan menguatkan semangat, pengetahuan, dan kecakapan mereka di masa yang akan datang.

Karena pentingnya kegiatan ini, sekolah perlu merencanakan dan membuat gerakan-gerakan konkret di sekolah agar siswa sejak dini menyukai dan sudah terbiasa melakukan kegiatan-kgeitan berbasis literasi.

Supardi M.Pd Kepala SMP Negeri 2 Kendal, mencoba menumbuhkan semangat literasi di sekolahnya. Usai mengikuti pelatihan Tanoto Foundation, fasilitator daerah program Pintar Tanoto Foundation ini langsung berkoordinasi dengan tim pengembang sekolah, komite dan dewan guru.

“Kami belum ada gerakan membaca buku fiksi sebelumnya. Padahal ternyata buku fiksi akan membekali siswa dengan berbagai imajinatif bagi masa depan mereka,” kata Supardi, M.Pd.

Hasil dari koordinasi tersebut disepakati dilakukan kegiatan penguatan literasi untuk semua civitas di sekolah tepatnya setiap bulan pada Jumat Wage. “Literasi membutuhkan sebuah gerakan, pembiasaan dan keteladanan. Hal tersebut yang sedang kami lakukan secara bertahap,” ungkap Supardi.

Dijelaskannya, kegiatan Literasi Jumat Wage dilakukan dengan mewajibkan seluruh warga sekolah membawa buku fiksi dari rumah. Jika belum memiliki dibolehkan untuk meminjam di perpustakaan pada Jumat wage.

Lalu, mengumpulkan siswa di lapangan basket bersama guru, kepala sekolah dan tata usaha untuk melaksanakan kegiatan membaca senyap. Di mulai pukul 07.00 – 07.30 WIB dengan cara duduk lesehan dan berdampingan rapi.

Dan setelah membaca senyap selesai. Para siswa masuk ke kelasnya masing-masing untuk membuat ringkasan pada kertas folio 1 lembar yang telah disediakan. Kemudian mereka menuliskan pada buku jurnal literasi. Durasi waktu selama 30 Menit dari jam 07.30 sampai dengan pukul 08.00.

Tak hanya itu, wali kelas mengumpulkan hasil ringkasan siswa, kemudian diserahkan pada bidang kesiswaan untuk dipajang dan diarsipkan. Kemudian kepala sekolah, guru dan tata usaha juga diberi tugas membuat resume pada grup WA Spero Family untuk dapat dibaca oleh keluarga spero.

Kegiatan tersebut dilakukan mengingat selama ini siswa, guru, dan seluruh warga sekolah belum memanfaatkan secara optimal buku di perpustakaan sekolah.

“Saya berharap siswa, guru, kepala sekolah dan tata usaha akan terbiasa untuk selalu membaca buku dan mau berbagi gagasan/ pengetahuan dan pengalamannya dengan sesama. Disamping itu ada keakraban bersama lewat keteladan dan tumbuhnya semangat membaca sebagai suatu kebutuhan,” harap Supardi.

(sumber : Suara Merdeka, 27 Oktober 2018)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kepala Sekolah

Supardi,S.Pd, M.Pd

Video Profil

Banner Terkait